Berkembangnya zaman semua orangpun tak
asing dengan tekhnologi mulai dari anak-anak sampai dewasa. Dengan kemajuan tekhnologi sekarang makin
mempermudah segala urusan termasuk urusan jual beli. Online shop pun mulai
marak bermunculan yang mempermudah calon pembeli dan penjual bertransaksi.
Online sop memberikan kemudahan bagi si pembeli
untuk memperoleh suatu barang yang diinginkan hannya cukup duduk manis barang
langsung sampai di rumah, dan bagi si penjual sendiri mempermudah si penjual
melakukan promosi dagangannya meski tidak mempunyai toko si penjual bisa
menawarkan dagangannya di media sosial yang mempermudah calon pembelinya untuk melihat
namun, ada beberapa oknum yang memanfaatkannya keadaan ini.
Seperti cerita saya yang akan saya
cerita ke sahabat semuanya hari itu ada chat masuk dari seorang pembeli dengan
paras yang ayu benama nursakinah dan singkat
cerita dia mau beli kopi hijau untuk diet dan mengaku sudah mentrasnfer uang
namun saat saya minta konfirmasi bukti kalau beliau sudah mentransfer dia
mengaku struknya sudah dibuang tidak sempat difoto dan menyatakan dia tidak
mungkin berbohong dan menganjurkan saya untuk mengecek.
Saat itu kartu atm saya hilang salah
taruh ntah dimana ditambah lagi bank agak jauh dari rumah saya jadi saya tidak
bisa mengecek kebenarannya tapi karena si nursakinah
ini terus meneror dengan mengechat saya terus-menerus, saya pun akhirnya mengirimkan
pesanannya dengan berdasarkan kepercayaan tidak mungkin cantik-cantik berbohong
dan saya takut juga nanti dia menjelekkan olshop saya yang sudah saya bangun 2
tahun lalu.
Selang 1 minggu Alhamdulillah kartu atm
saya jumpa ternyata nyelip di stailing tempat barang-barang jualan saya dan ketika saya main ke alfamart
saya iseng coba cek di mesin atm ternyata uang yg ditransfer nursakinah tidak ada. Saya pun cek di handphone no. kontak Whats App nursakinah kebetulan saya orang yang
suka menyimpan kontak pembeli saya, saat
saya cek ternyata Whats App nursakinah aktif
terakhir saat menipu saya gambar profilnya pun sudah diganti dan saya coba cek lagi salah satu no. Whats App yang pernah nursakinah kasih yang
diakunya itu no. ibunya tapi foto profilnya seperti remaja umur 16 tahun
mungkin adiknya saya pikir saat saya coba chat ke nomor itu padahal tadinya no.
Whats App itu online tiba-tiba langsung
offline.
Karena masih penasaran saya pun coba ke
bank mencetak rekening koran dan ternyata benar-benar uang itu tidak ada. Selang
sebulan kemudian saya coba cek lagi no. Whats App
nursakinah coba memancingnya dengan mempromosikan kopi hijau yang pernah
dia pesan “Beli 2 dapat 3” saya ingin
melihat responnya namun, dia tidak merasa bersalah seakan tidak ada apa2
Subhanallah luar biasa ini orang gumam saya.
Jadi pelajaran berharga jangan melihat orang dari
casingnya dan jangan mudah percaya dengan orang lain . penipu bisa memakai
segala cara untuk melancarkan modusnya.
Saya juga lampirkan beberapa sreenshot
percakapan saya dengan si
penipu cantik nursakinah ini tidak bermaksud menyudutkan siapa
pun hanya untuk jadi pelajaran buat
teman-teman olshop lainnya untuk waspada supaya tidak menjadi korban
berikutnya.














Komentar
Posting Komentar